Cover depan Peperangan Rohani
Draft Publik Nonfiksi - Motivasi
Draft Publik. Halaman ini tersedia untuk keperluan verifikasi/administrasi. File PDF belum tersedia untuk publik.

Peperangan Rohani

Penulis: Dr. Tomi Yulianto, M.Pd., M.Kom, Warti M.Th., M.Pd

Penerbit: PT Ruang Literasi Digital

Tahun Terbit: 2026

Jumlah Halaman: 269 halaman

Harga: Rp 139.000

Preview PDF belum tersedia

Abstrak

Peperangan Rohani merupakan buku referensi teologis-pastoral yang mengkaji konflik rohani dalam perspektif iman Kristen dengan menempatkan Kristus sebagai pusat kemenangan dan Allah sebagai penguasa mutlak atas seluruh realitas rohani. Buku ini membahas peperangan rohani bukan terutama sebagai pertarungan langsung manusia melawan setan, melainkan sebagai pergumulan iman yang melibatkan dosa, dunia, daging, tipu daya roh jahat, kelemahan manusia, serta proses pengudusan di bawah kedaulatan Allah. Ruang lingkup pembahasan mencakup definisi peperangan rohani menurut Alkitab, batas kuasa setan, pencobaan, kerasukan, eksorsisme, santet, fenomena ketakutan terhadap makhluk halus, keterikatan rohani, perbudakan dosa, pembebasan dalam Kristus, pertobatan, peran firman Allah, karya Roh Kudus, dan pentingnya disiplin rohani. Melalui studi kasus tokoh-tokoh Alkitab serta analisis deskriptif, diagnostik, prediktif, dan preskriptif, buku ini bertujuan menolong pembaca memahami peperangan rohani secara lebih utuh, membedakan antara realitas rohani dan ketakutan yang keliru, serta mengarahkan kehidupan orang percaya pada iman, pertobatan, ketaatan, dan ketergantungan kepada kemenangan Kristus.

Deskripsi

Peperangan rohani sering dipahami secara sempit sebagai perlawanan terhadap setan, roh jahat, atau berbagai fenomena supranatural yang menakutkan. Buku Peperangan Rohani mengajak pembaca melihat persoalan tersebut secara lebih dalam melalui terang Alkitab. Peperangan rohani tidak hanya terjadi dalam bentuk gangguan lahiriah, tetapi juga dalam pergumulan hati, pikiran, kehendak, dosa, ketakutan, kebohongan, keterikatan, dan relasi manusia dengan Allah.

Buku ini membahas dasar-dasar peperangan rohani dengan menekankan bahwa Allah tetap berdaulat atas seluruh ciptaan, termasuk atas kuasa gelap. Setan dan roh jahat diakui sebagai realitas rohani yang bekerja melalui pencobaan, kebohongan, tuduhan, dan manipulasi, tetapi kuasa mereka tidak pernah setara dengan Allah. Melalui kisah Ayub, Petrus, Saul, Yusuf, Adam dan Hawa, Kain, Daud, Yudas, serta berbagai tokoh Alkitab lainnya, pembaca diajak memahami bagaimana konflik rohani sering kali bekerja secara halus melalui ketidaktaatan, kesombongan, ketakutan, luka batin, keinginan yang salah arah, dan hilangnya kepekaan terhadap firman Tuhan.

Pembahasan buku ini juga menyentuh isu-isu yang dekat dengan pengalaman masyarakat, seperti ketakutan terhadap hantu, santet, kerasukan, pencobaan, keterikatan, kebiasaan yang membelenggu, perbudakan dosa, serta perbedaan antara pergumulan rohani dan keterikatan yang lebih dalam. Buku ini tidak membawa pembaca pada ketakutan terhadap kuasa gelap, melainkan pada pemahaman bahwa kemenangan Kristus menjadi dasar bagi keberanian, pertobatan, pemulihan, dan kehidupan yang semakin tunduk kepada Allah.

Pada bagian akhir, buku ini menegaskan bahwa pembebasan dari keterikatan tidak terutama terjadi melalui ritual yang bersifat sensasional, tetapi melalui pertobatan, pembaruan pikiran oleh firman Allah, karya Roh Kudus, serta disiplin rohani yang dijalani dalam iman kepada Kristus. Buku ini sesuai bagi mahasiswa teologi, hamba Tuhan, pelayan gereja, konselor Kristen, pendidik Kristen, dan pembaca umum yang ingin memahami peperangan rohani secara alkitabiah, seimbang, dan berpusat pada Kristus.